21 Juni 2011

Setting IP Address Jaringan

Berikut ini adalah beberapa cara setting IP Address pada Linux. Cara ini di terapkan pada distro Debian dan Ubuntu. Distro lain silakan menyesuaikan letak file konfigurasinya.

1. Setting Melalui Terminal CLI (Command Line Interface)

Setting melalui terminal CLI hanya bersifat sementara. Artinya setting ini akan hilang jika komputer di reboot. Syntaxnya adalah sebagai berikut:

ifconfig [nama_device] [ip_address] netmask [netmask]

Contoh:

ifconfig eth0 192.168.1.1 netmask 255.255.255.0

Sedangkan untuk menambahkan gateway bisa menggunakan perintah berikut:

route add default gw [ip_gateway]

Contoh:

route add default gw 192.168.1.254

2. Mengubah Langsung File Konfigurasi

Letak file konfigurasi IP Address untuk Debian dan Ubuntu adalah di /etc/network/interfaces. Distro lain silakan menyesuaikan. Pada prinsipnya isi file-nya sama. Hanya letaknya saja yang berbeda (tergantung distro). Edit file tersebut dengan langkah sebagai berikut dengan menggunakan editor kesayangan Anda (Penulis lebih suka menggunakan editor vi atau vim. Artikel tentang bagaimana cara menggunakan editor vi atau vim Insya Allah akan segera saya terbitkan):

Pastikan Anda telah login sebagai root. Pada terminal console ketik perintah berikut:

vi /etc/network/interfaces

Pada layar akan muncul isi file tersebut. Tekan tombol insert atau i pada keyboard untuk mulai mengedit file. Edit sehingga sebagai berikut (sesuaikan dengan settingan yang diperlukan).

auto lo eth0

iface lo inet loopback

iface eth0 inet static

address 192.168.1.1

netmask 255.255.255.0

network 192.168.1.0

broadcast 192.168.1.255

gateway 192.168.1.254

Setelah itu tekan tombol Esc pada keyboard lalu ketik “:wq” (tanpa tanda petik) untuk menyimpan konfigurasi dan keluar dari editor vi. Restart network untuk mendapatkan efek dengan mengetikkan perintah berikut pada terminal console:

/etc/init.d/networking restart

atau

/etc/init.d/networking force-reload

Untuk melihat hasil konfigurasi baik dengan cara pertama maupun cara kedua bisa menggunakan perintah berikut:

ifconfig [nama_device]

Contoh:

ifconfig eth0

Perhatikan baris kedua output dari perintah tersebut yaitu di bagian “inet addr”. Hasil konfigurasi Anda akan muncul di situ. Sedangkan untuk melihat settingan gateway yang telah Anda buat bisamenggunakan perintah berikut:

route -n

Perhatikan kolom Gateway. Baris paling bawah menunjukkan gateway hasil settingan Anda. Atau bisa juga dengan menggunakan perintah berikut:

ip route show

Bagian “default via” pada baris paling bawah output perintah di atas adalah hasil konfigurasi gateway yang telah Anda buat.


Olá! Se você ainda não assinou, assine nosso RSS feed e receba nossas atualizações por email, ou siga nos no Twitter.
Nome: Email:

0 komentar:

Poskan Komentar